100%
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) kembali menggelar Penganugerahan CSR & PDB Award 2026 di Operational Room, Kantor Kemendes Kalibata, Senin (28/9/2026). Ditjen PDP Kemendes PDT menjadi pemrakarsa Penganugerahan CSR & PDB Award 2026 sebagai apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam pembangunan dan pengembangan desa yang berkelanjutan setiap tahunnya bagi seluruh masyarakat desa. Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Patria memberi apresiasi kepada perusahaan yang berkontribusi bagi pembangunan dan pengembangan desa. “Kurang lebih ada 61 perusahaan dan 74 program di desa-desa. Kami berharap program ini terus berlanjut setiap tahunnya dan semakin banyak perusahaan yang memberikan kontribusi berupa CSR untuk pembangunan desa,” kata Wamendes Ariza.
Wamendes Ariza menegaskan Presiden Prabowo Subianto sangat peduli pada percepatan pembangunan bangsa melalui program prioritas yang sebagian besar menyasar masyarakat desa. Ia mencontohkan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bermanfaat ganda: meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta menggenjot pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan desa. “Begitu juga program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah terbentuk lebih dari 80 ribu yang bisa meningkatkan produktivitas, lapangan pekerjaan, pertumbuhan ekonomi dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Wamendes Ariza. Pemerintah juga membeli gabah petani dengan harga tinggi, menurunkan harga pupuk hingga 20 persen, dan menyediakan Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu.
“Semua program-program Bapak Presiden itu menyasar masyarakat desa karena sebagian besar warga Indonesia memang tinggal di desa,” kata Wamendes Ariza. Ia juga berterima kasih kepada Ketua ISSF Sudarmanto dan jajaran yang mengoordinasikan perusahaan dalam pelaksanaan CSR untuk masyarakat desa. Sudarmanto bersyukur karena ajang CSR dan PDB Awards telah memasuki tahun kelima dan selalu bekerja sama dengan Kemendes PDT. Menurutnya, kolaborasi ini termasuk dalam Asta Cita ke-6, yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.