100%
Kementerian Desa, PDT bersama Yayasan Jawapes Indonesia Emas dan Yayasan Wangsa Negara meresmikan kolaborasi tridarma untuk mencetak sawah baru dan mengembangkan wisata edukasi budaya berbasis desa. Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Ditjen PDP, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026), menekankan percepatan pembangunan desa yang terarah dan berkelanjutan.
Direktur Perencanaan Teknis Desa dan Perdesaan Ditjen PDP , Suherman, menegaskan pendekatan KEREN—kolaboratif, empati, responsif, elegan, normatif—menjadi fondasi sinergi lintas kementerian. Langkah awal diwujudkan melalui Kirab Budaya Nasional di Trenggalek serta persiapan wisata edukasi budaya di Ngawi, Malang, dan Mojokerto. Ketua Yayasan Wangsa Negara, M. Samsul, optimis budaya dapat menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat identitas lokal.
Sementara Ketua Yayasan Jawapes Indonesia Emas, Rizal Diansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing melalui kekuatan pangan berkelanjutan serta kekayaan budaya lokal yang dikelola secara terpadu dan partisipatif.
Foto : Jawapes.or.id