Ditjen PDP Kunker di Desa Biting Ponorogo


  Selasa, 28 September 2021 Berita DITJENPPMD

PONOROGO - Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan Kunjungan Kerja di desa Biting Kabupaten Ponorogo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Kesenian desa Biting yang bersebelahan langsung dengan Rest Area berkonsep wisata yang dikelola desa yaitu Sumoro Bangun Flowers (SBF), Sabtu (25/9/2021).

Dalam acara tersebut, dilakukan Pemotongan Tumpeng oleh Kepala Desa sebagai simbol rasa syukur atas Pembangunan Gedung Kesenian Desa Biting.

Dirjen Sugito mengatakan, rombongan pihaknya banyak melibatkan kalangan anak muda dan millenial. Menurutnya, mereka merupakan generasi terdidik yang bisa menjadi corong marketing bagi produk desa wisata.

Ia menambahkan, sejumlah kaum milenial tersebut nantinya bisa berbagi cerita tentang desa wisata setelah kembali bersama teman-temannya, komunitas atau koleganya. 

"Salah satu poin penting adalah bagaimana kita bisa mendorong pertumbuhan ekonomi bagi desa. Salah satunya untuk mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki. Desa Biting adalah desa yang awalnya desa tertinggal, kemudian di tangan inovasi pak Kades semua dikembangkan dan hal baik ini harus di support baik oleh dana desa maupun intervensi kementerian. Sehingga memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat desa", ujar Sugito di lokasi Sumoro Bangun Flowers (SBF), Biting, Ponorogo, Sabtu (25/9/2021).

Hadir juga dalam acara tersebut, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Ia mengatakan bahwa tugas antara Kementerian Desa dengan pemerintah Kabupaten Ponorogo dapat dilakukan bersama-sama dalam membangun Negara berbasis Desa. 

"Dan yang di sampaikan menteri desa langsung kepada saya, yang paling penting adalah bagaimana kita menghapus kemiskinan ekstrim di Ponorogo ini," ungkanya. 

Seperti diketahui, Sumoro Bangun Flowers (SBF) menawarkan wisata dengan kearifan lokal ala desa Biting. Kawasan tersebut dilengkapi dengan gazebo, patung-patung binatang (singa, kuda, tokoh wayang dan lainnya. Terdapat pemandangan taman buatan serta sebuah jembatan pelangi untuk swafoto. Selain itu, pusat jualan kuliner menjadi penyempurna bagi pengunjung dalam memenuhi hasrat belanja di desa wisata andalan kota Reog tersebut.