Dit. PSBL Desa dan Perdesaan Gelar FGD terkait Desa Peduli Iklim dan Tanggap Bencana


  Kamis, 02 Desember 2021 Berita DITJENPPMD

NTB - Direktorat Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan melakukan Focus Group Discussion ( FGD), terkait Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana. Acara tersebut berlangsung di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada hari Rabu, (1/12 2021).

Sekretaris Dinas PMD Provinsi NTB, Yus H. P. yang membuka kegiatan berharap nantinya hal ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa dan dapat dirasakan oleh Kabupaten/Kota di seluruh Nusa Tenggara Barat.

"Semoga hasil dari Focus Group Discussion ( FGD) terkait Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa di seluruh Provinsi NTB" kata pria yang akrab disapa Pak Yus ini di kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada hari Rabu, (1/12/2021).

Project Manager Perlindungan Sosial Adaptif, UNICEF Annisa Srikandini menyampaikan Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana ini akan dapat sukses jika dikerjakan secara kolaborasi oleh seluruh stakeholder.

"Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan masukan yang terbaik dari praktek, baik penanganan bencana dan aksi peduli iklim yang nantinya menjadi rujukan dan usulan kepada Bappenas sebagai leading sector perencanaan program nasional dalam hal penyusunan Kebijakan Perlindungan Sosial Adaptif" ucap Annisa

Senada dengan Annisa, Koordinator Pengelolaan SDA, Lingkungan dan Kebencanaan, Kemendesa PDTT, Anastutik Wiryaningsih meminta kesediaan berbagai pihak untuk bergandeng tangan mensukseskan kegiatan ini dan dapat menularkan informasi penting tentang Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana kepada seluruh masyarakat desa di NTB dan seluruh Indonesia terutama desa yang memiliki potensi bencana, baik bencana alam dan non alam, juga desa rawan terkena dampak perubahan iklim.

"Seluruh peserta bersepakat untuk melakukan pendampingan kegiatan ini karena dianggap sangat mempengaruhi kehidupan bermasyarakat menuju masyarakat yang aman dan sejahtera" imbuh Anastutik

Seperti diketahui, Kegiatan tersebut merupakan hari pertama dari rangkaian kegiatan Pendampingan Desa Model Desa Peduli Iklim dan Desa Tanggap Bencana untuk Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sebelumnya, Kementerian Desa PDTT melalui Ditjen PDP bersama dengan UNICEF telah menyusun Panduan Fasilitasi Desa Peduli Iklim dan Panduan Fasilitasi Desa Tanggap Bencana. Dimana, hal ini merupakan implementasi dari kebijakan SDGs Desa. SDGs Desa sendiri merupakan arah kebijakan Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, dalam mendukung percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan secara Nasional.

Pada FGD tersebut, hadir perwakilan Dinas PMD, Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BPBD dan Dinas Sosial dengan masing-masing dari tingkatan Kabupaten dan Provinsi. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Ditjen PDP dengan UNICEF.