Ditjen PDP Kemendesa PDTT Gelar Rakornas Pembangunan, Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perdesaan


  Selasa, 29 Maret 2022 Berita DITJENPPMD

Jakarta - Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (Ditjen PDP) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melaksanakan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Pembangunan Masyarakat Desa dan Pedesaan di hotel Ciputra, Grogol, Jakarta Barat pada hari Senin (28-3-2022). Acara tersebut bertema "Membangun Sinergi Peran Antara Pemerintah Pusat, Propinsi dan Kabupaten/Kota Dalam Pembangunan Desa dan Perdesaan Untuk Mendorong Kemandirian dan Daya Saing Desa".

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (Gus Menteri) hadir sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Ia mengatakan keberhasilan pembangunan sejatinya tidak bisa diukur hanya dengan seberapa banyak infrastruktur dibangun.

Di sisi lain, kata dia, pembangunan juga tidak cukup dijalankan hanya dengan mewujudkan pusat-pusat pertumbuhan melalui pengembangan kawasan-kawasan strategis yang memacu perputaran ekonomi.

"Sudah saatnya pembangunan harus menyentuh aspek-aspek substansial yang dapat menopang terwujudnya pemerataan dan mengikis habis ketimpangan. Itulah sebabnya, mengapa butir ketiga dari 9 (sembilan) visi Presiden dalam RPJMN 2020-2024 berbunyi: Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan," ucap Gus Menteri di hotel Ciputra, Grogol, Jakarta Barat, Senin (28-3-2022).

Gus Menteri menambahkan telah ditetapkan 7 agenda pembangunan nasional untuk mendukung terwujudnya visi Presiden tersebut. Ia menyebutkan salah satunya adalah Pengembangan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan.

Lebih lanjut ia menyampaikan Desa merupakan cikal bakal peradaban bangsa Indonesia. Dari desa, kata dia, pondasi kebudayaan dan nilai-nilai kebangsaan dibangun.

"Di desa lah nilai-nilai kebersamaan, keadilan, kegotongroyongan berkembang dan terpelihara. Desa adalah sumber kekayakaan budaya dan tradisi Nusantara yang memperkuat jati diri dan harga diri bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, salah satu keberhasilan pembangunan harus dibuktikan dengan seberapa besar masalah-masalah di desa dan perdesaan terselesaikan dan seberapa masyarakat desa sejahtera, mandiri dan berdaya saing," imbuhnya.

Selanjutnya, Direktur Jenderal PDP Kemendes PDTT Sugito S.Sos MH turut memberikan sambutan sekaligus memaparkan maksud dan tujuan dari acara yang dihelatnya tersebut. Ia menegaskan Pembangunan desa memiliki sebuah peran yang cukup penting dalam projek pembangunan nasional.

Ia menjelaskan pembangunan desa memiliki cakupan sangat luas.

"Karena merupakan dasar dari sebuah pembangunan. Pembangunan desa ditujukan untuk sebuah peningkatan kualitas hidup dan kehidupan masyarakat desa. Dalam pelaksanaan pembangunan desa seharusnya mengacu pada pencapaian tujuan dari pembangunan yaitu mewujudkan kehidupan masyarakat pedesaan yang mandiri, maju, sejahtera, dan berkeadilan," ucapnya.

Lebih dari itu, Sugito menyampaikan bahwa kegiatan Rakornas tersebut bertujuan untuk memperkuat kordinasi antar lembaga yang fokus pada pembangunan desa.

"Sebagai sarana untuk dapat saling Koordinasi, Integrasi dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Desa dan Perdesaan antar Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten sekaligus mempererat tali silaturahmi dalam rangka meningkatkan sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi khususnya dalam pelaksanaan Pembangunan Desa dan Perdesaan, serta memberikan pemahaman dari berbagai stakeholder kepada para peserta yang hadir, baik Pusat maupun Daerah," jelasnya.

Lebih lanjut Sugito menekankan perlunya Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten sekaligus mempererat tali silaturahmi dalam rangka meningkatkan sinergitas pelaksanaan tugas.

"Terkait kebijakan-kebijakan dalam rangka pelaksanaan Pembangunan dan Pemberdayaan Desa dan Perdesaan, serta sebagai ajang berbagi pengetahuan dari para stakeholder dalam implementasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Perdesaan," paparnya