Dirjen PDP : Program Penyediaan Air Bersih untuk Masyarakat Tidak Boleh Berhenti


  Jumat, 26 Nopember 2021 Berita DITJENPPMD

JAKARTA - Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito menghadiri Rakornas Program PAMSIMAS III 2021 di Gedung Auditorium Kementerian PUPR pada hari Kamis 25 November 2021. 

Sugito yang dalam hal ini mewakili Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sebagai Keynote Speaker menyampaikan bahwa PAMSIMAS adalah program kolaboratif pemerintah pusat sampai daerah serta program inklusif yang melibatkan peran aktif masyarakat dan harus berkelanjutan. 

"Meskipun salah satu sumber dana Wolrd Bank akan berakhir di Tahun 2021, tetapi penyediaan air bersih ini tidak boleh terputus karena alasan berhentinya program dari World Bank tersebut" tegas Sugito, Kamis (25/11/2021). 

Indonesia mempunyai 74.961 Desa yang membutuhkan perhatian khusus dalam rangka pemberian pelayanan dasar, Seperti diketahui, Air Bersih merupakan bagian pelayanan dasar yang wajib  disediakan bagi kepentingan masyarakat. 

Untuk mendukung capaian Program Akses Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Sugito menghimbau agar stakeholder yang berkaitan dapat meningkatkan tata kelola kelembagaan air minum dan sanitasi melalui integrasi arah kebijakan dan sasaran pembangunan dalam dokumen perencanaan daerah. 

"Desa sebagai sebuah bagian dari entitas otonom yang ada di Desa tentu tidak bisa lepas dari kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, artinya supradesa baik pemerintah kabupaten, provinsi maupun pemerintah pusat tentu punya kewajiban dan perlu mengintegrasikan bagaimana keterpaduan program dan kebijakan termasuk perencanaan antara supradesa dan desa itu sendiri" himbau Sugito.