Kementerian Desa PDTT Beri Penghargaan Percepatan Pembangunan Desa Tahun 2021


  Kamis, 30 Desember 2021 Berita DITJENPPMD

#SobatDesa

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), memberikan penghargaan Percepatan Pembangunan Desa Tahun 2021 dan Peluncuran Desa Berdaya KIP (Kreatif, Inovatif dan Produktif) sekaligus Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemberdayaan BUMdesa di Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/12/2021).

Dalam sambutannya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengapresiasi Provinsi  Jawa Timur yang  mendapatkan  penghargaan ini karena terdapat 29 Kabupaten dan satu kota yang memperoleh penghargaan. Sebelumnya tercatat tiga provinsi yang dinyatakan bebas desa tertinggal dan sangat tertinggal yaitu DIY, Bali dan Bangka Belitung , tetapi untuk provinsi besar Jawa Timur merupakan provinsi pertama bebas desa tertinggal dan sangat tertinggal dengan 29 kabupaten dan satu kota yaitu Kota Batu.

Selain itu, pria yang akrab disapa Gus Menteri ini juga menekankan tentang pentingnya Perpres 104/2021 sebagai bagian semangat penuntasan kemiskinan di 2024. Ke depan, ia berharap para Bupati dan Walikota di Jatim untuk dapat terus melakukan pendampingan dan konsolidasi dengan Kepala Desanya masing-masing terutama terkait tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

Kegiatan yang dihadiri juga oleh seluruh pejabat Eselon I Kemendes PDTT dan Seluruh Bupati dan Walikota se-Jawa Timur ini, beliau berharap kedepannya agar dapat focus pada penanganan kemiskinan ekstrem yang basisnya dari desa. 

Sugito, Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan menyampaikan, “penghargaan percepatan pembangunan Desa tahun 2021 ini diberikan kepada provinsi yang keseluruhan desa di wilayahnya mencapai status berkembang, maju dan mandiri, lalu dikelompokkan ke dalam 3 kategori yaitu Penghargaan Utama, Madya dan Pertama”. 

Sementara itu Gubernur Khofifah menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada seluruh pihak yakni para Bupati di Jatim dan Wali kota Batu, para kepala desa, para pendamping desa, serta masyarakat desa yang ikut berkontribusi dalam pemerataan pembangunan di Jatim.

Dimana pemerataan pembangunan di Jatim terus menunjukkan perkembangan yang positif tidak hanya di  perkotaan, tapi juga di pedesaan. Hal ini dibuktikan dengan semakin tingginya keberadaan desa dengan status Mandiri dan Maju serta tidak adanya lagi desa dengan status tertinggal dan sangat tertinggal di Jawa Timur.

“Keberhasilan ini juga tidak lepas dari kerja keras semua pihak. Maka saya menyampaikan terima kasih kepada para Bupati dan Walikota Batu, Kepala Dinas PMD, camat, kepala desa dan seluruh pendamping desa, serta perguruan tinggi yang telah melakukan pendampingan sehingga tercapainya peningkatan terhadap status Indeks Desa Membangun di Jatim,” pungkasnya.

Penghargaan ini diberikan kepada 30 kepala daerah di Jawa Timur yang terdiri dari 29 Bupati dan 1 Wali kota yakni Walikota Batu yang dinilai berhasil melakukan percepatan pembangunan desa.

Ke-29 kabupaten itu yakni Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, Ponorogo, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, dan Mojokerto. Selain itu juga Kabupaten Malang, Magetan, Madiun, Lumajang, Lamongan, Kediri, Jombang, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi dan Kabupaten Bangkalan.

#MulaiDariDesa